Keberhasilan perusahaan yang masuk dalam daftar 50 Perusahaan yang mengubah dunia versi majalah Fortune tersebut dalam membantu UMKM untuk naik kelas, ditunjukkan oleh riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI). Riset itu menyatakan bahwa kontribusi ekosistem Gojek terhadap perekonomian Indonesia mencapai Rp. 55 triliun dengan asumsi 100% mitra aktif. Dari riset yang sama, 93% mitra UMKM GoFood mengalami peningkatan volume transaksi, dan 85% mitra UMKM menginvestasikan kembali hasil penjualan di GoFood ke dalam usaha mereka. “Dengan hasil usaha yang diinvestasikan kembali ke dalam usahanya, mitra bisa terus mengambangkan dan menumbuhkan usahanya. Ini sejalan dengan visi kami, untuk membantu UMKM untuk terus naik kelas,” ujar Shinto.

Sementara itu, dalam sesi panel “UMKM Mandiri dan Kreatif Anak Bangsa”, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah – Mohammad Rudy Salahuddin menyampaikan “Pemerintah sangat mengapresiasi program-program yang diinisiasi oleh platform digital seperti Gojek untuk mendorong keterlibatan UMKM lokal terutama produsen dalam platform digital. Kami harapkan akan lebih banyak program-program sejenis sehingga lebih banyak pula UMKM yang dapat memanfaatkan platform digital, karena hal tersebut sejalan dan akan menguatkan pelaksanaan program prioritas pemerintah untuk lebih mendorong pengembangan sektor ekonomi digital ke depan.”

Program Gojek Wirausaha adalah program pelatihan berbisnis yang diberikan oleh Gojek kepada pelaku industri UMKM dalam bentuk kelas tatap muka. Program ini bertujuan untuk memberikan dasar-dasar pengetahuan membangun bisnis agar para pelaku UMKM di seluruh Indonesia agar bisa menjadi naik kelas dengan masuk ke dunia digital. Melalui Gerakan Online Nusantara, Gojek Wirausaha berusaha mendorong lebih banyak lagi UMKM Go Online, melalui pemberian akses bagi UMKM yang sudah mengikuti pelatihan untuk masuk ke platform digital melalui ekosistem Gojek yakni GoFood, GoPay serta Arisan Mapan serta kolaborasi dengan komunitas dan institusi pemerintah.

Materi yang dibawakan dalam pelatihan Gojek Wirausaha beragam sesuai dengan level kesiapan usaha mulai dari tingkat pemula, menengah dan lanjutan. Selain memberikan akses pada platform digital, Gojek juga turut mengajarkan materi seperti digital marketing, pengemasan produk, fotografi produk, manajemen bisnis, dll untuk memperluas akses pelaku UMKM.

Acara yang bertempat di Kedasi Coworking & Event Space Sudirman, Jakarta terdiri atas sesi panel yang diikuti oleh seluruh peserta dan beberapa kelas kecil diikuti oleh peserta sesuai dengan preferensi dan jenis usaha masing-masing peserta. Beberapa materi yang disampaikan diantaranya yakni pelatihan digital marketing Gojek Wirausaha, sharing session mengenai pengembangan usaha kuliner oleh national top merchant GoFood yang dibawakan langsung oleh Owner Martabak Pizza Orins Sonny Arcya Adryanto, sharing session mengenai pengembangan usaha melalui fasilitas pembayaran nontunai oleh GoPay dan sosialisasi program milik Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.